BLOGGER TEMPLATES AND Google Homepages »

Kamis, 10 Februari 2011

Sakit Hati vs Sakit Gigi #pickone


Haha sounds like lagu dangdut-nya Meggi Z -"Lebih Baik Sakit Gigi daripada Sakit Hati".


Awal mula-nya ketika seorang dosen memberi hukuman pada 3 mahasiswa kelas gw buat nyanyiin lagu Meggi Z-"Sakit Gigi" di depan kelas karena mereka datang telat. Semenjak hari itu, sebagai yang pernah ngalamin Sakit Hati, gw sangat berpihak dengan statement dari lirik lagu itu. 

Dan kemudian ketika siapapun mengeluh sedang Sakit Gigi, spontan pasti gw ngejawab : "Kan lebih baik Sakit Gigi cuy daripada Sakit Hati". Tapi jawaban yang gw dapet selalu sama : "Sembarangan, mendingan Sakit Hati!".

Sebagai yang belum pernah ngalamin gimana rasanya Sakit Gigi, tiba-tiba jadi muncul pertanyaan penasaran di otak gw. Dan betapa tak adil-nya gw menyetujui statement "Lebih Baik Sakit Gigi daripada Sakit Hati" itu tanpa mengetahui seberapa kejam-nya si Sakit Gigi sendiri. halah lebay ​(˘.˘٥) 

Dan kemudian si penasaran ini mengajukan pertanyaan di akun twitter-nya :
Alhasil tetep sama Sakit Gigi lah yang jadi jawaban pertanyaan-pertanyaan gw. Alasan mereka lebih menjawab Sakit Gigi adalah :

~ Pasalnya, kalo Sakit Gigi itu butuh biaya berobat ke dokter dan beli obat-nya, sedangkan Sakit Hati nggak perlu ngeluarin biaya.
~ Bawaannya kesel, nggak bisa konsentrasi, muka ditekuk kayak cucian baru di angkat dari jemuran, sensitif lah kayak cewek lagi PMS haha. (sama sih Sakit Hati juga)
~ Jangan harap sang penderita Sakit Gigi untuk menjadi pendengar dan lawan bicara yang baik di saat mereka lagi tersiksa gitu, paling-paling cuma dibales anggukan atau gelengan.

Oke, untuk sementara survei membuktikan bahwa Sakit Gigi lebih sakit daripada Sakit Hati.
Dan hal ini dikuatkan ketika hari itu juga si nyokap menderita Sakit Gigi. Ya Tuhan, asli luar biasa betapa keji-nya tuh Sakit Gigi sampe-sampe ngebuat nyokap jadi luar biasa juga sensi-nya.

Tapi hal itu nggak ngebuat gw jadi berpihak dengan lebih baik Sakit Hati daripada Sakit Gigi.
(yaah kata-nya sih kalo belum pernah ngalamin Sakit Gigi emang kayak gini ngomongnya. Tapi semoga aja deh gw nggak ngalamin apa yang namanya Sakit Gigi. Amin Ya Rabb jangan sampe). Sementara gw tetap merapatkan barisan ke bang Meggi Z. ahahaa :D. In my opinion, Sakit Hati itu happened at glance but take a long time buat nyembuhinnya.

Kesimpulannya menurut gw :

Semua sakit nggak ada yang enak. Sakit Gigi bisa sembuh dengan obat, kalo Sakit Hati sembuhnya dengan waktu kali yee ...

Kalo ada yang sependapat atau nggak sependapat bisa komen di bawah sini. Sekian ocehan nggak jelas gw.

Sakit Hati vs Sakit Gigi #pickone .
Untuk sementara i pick “Sakit Hati” tetep lebih sakit daripada “Sakit Gigi”.
HBU??


Jumat, 28 Januari 2011

masa lalu bagi masa depan

Pagi-pagi liat selembar kertas yang di tempel bunda di papan tulis rumah,

Isinya ada sebuah Kutipan Bijak :


Daun yang kering dan jatuh, tak dapat tumbuh kembali.
Namun ia dapat menjadi pupuk bagi tanaman itu sendiri.
Maka, begitu juga dengan masa lalu dapat menjadi pupuk bagi masa depan kita.
Asalkan kita mau berfikir rasional dan berjiwa besar serta mau belajar dari kesalahan.

Manfaatkan sisa waktu yang ada, untuk merencanakan dan meraih masa depan...

Senin, 03 Januari 2011

hak anda | hak saya

Terserah apa pendapat orang tentang saya,
Toh setiap orang punya HAK untuk memberi pandangan mereka sendiri tentang saya ..

Dan satu hal lagi : & saya-PUN punya hak untuk memilih apa yang saya  INGIN pilih , apa yang TIDAK INGIN saya pilih, 
dan tetap berjalan di lingkaranprinsip-prinsip saya . 


Jika anda ingin saya menghargai HAK ANDA .. coba tolong hargai juga HAK SAYA!!!

: tolong ya , jangan selalu berfikir hanya dari sudut pandang anda saja !